Catatan Karya Tulis....................

10 September 2009

Tidak Wajar Aset Pemda ke Yayasan Pendidikan yang Cari Untung ?


KOTAJAMBI – Rencana pelepasan tanah tempat berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ikabama mengundang kontroversi. Sejumlah pihak menginginkan tanah lokasi kampus sekolah tinggi dibawah naungan Yayasan Ikabama itu tetap milik Pemerintah Propinsi (Pemprop) Jambi.

Masalah pelepasan asset tersebut malah sempat didemo oleh sejumlah LSM, beberapa waktu lalu. Bahkan, anggota DPRD Propinsi Jambi, Henri Mansyur dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) walk-out dari sidang menentang pelepasan asset pemprop itu.
Sorotan tersebut membuat Ketua STIE Ikabama, Drs Mawardy S MM, gerah. Ia mengaku aneh lembaga yang dipimpinnya itu terus disorot media menyangkut masalah pelepasan tanah oleh Pemprop Jambi. “Kenapa hanya kami yang disorot media. Apa ada yang salah dengan lembaga ini,” kata Mawardy kepada infojambi.com, di kantornya, Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Jambi, Kamis (2/9).

Mawardy mengungkapkan, sejak dibangun diatas tanah seluas 16.562 meter milik Pemprop Jambi, STIE Ikabama berupaya memberi kontribusi pada daerah lewat pendidikan. Kontribusi materi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak ada dalam kesepakatan. “Yayasan Ikabama hanya terikat kontrak membantu pemerintah meningkatkan SDM di Propinsi Jambi, tidak ada yang lain,” tegasnya.

Menurut Mawardy, awal dibangun pada 1964, Ikabama mendirikan lembaga pendidikan bernama Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA). Lembaga itu kemudian berubah menjadi Akademi Administrasi Niaga (AAN), dan berubah lagi menjadi Akademi Sekretaris dan Manajemen (ASM). Terakhir, didirikan STIE untuk Strata-1 (S1) dan pasca-sarjana S-2.

Selain akademi dan sekolah tinggi, yayasan Ikabama juga memilki SMA Ikabama yang dibangun di lokasi yang sama. Lembaga itu kini memiliki sekitar 1.000 mahasiswa dan 300 siswa. Mawardy berencana tahun akan meningkatkan STIE menjadi Universitas Islam Ikabama (UII). “Sekali lagi saya tegaskan, kami diberi hak atas tanah ini untuk kepentingan pendidikan. Kami ingin menjadi STIE menjadi UII dan saat ini masih dalam proses,” pungkasnya. (infojambi.com/TOT)

0 Komentar:

Posting Komentar

ya

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda